OpenAI Mulai Uji Iklan Visual di ChatGPT. Apa Artinya untuk Seller?
ChatGPT mulai berkembang bukan hanya sebagai tempat bertanya, tetapi juga sebagai ruang discovery produk dan layanan. OpenAI kini memperkenalkan format iklan visual baru yang membuka kemungkinan baru bagi advertiser dan seller.
Apa format iklan visual baru ChatGPT? OpenAI mengumumkan format iklan visual yang menggunakan gambar untuk membantu pengguna menemukan, memahami, dan membayangkan penggunaan produk atau layanan. Pengujian awal dijadwalkan dimulai akhir Oktober 2026 di Amerika Serikat untuk pengguna ChatGPT Free dan Go saat menggunakan image generation, dengan kelompok awal advertiser. Iklan akan diberi label dan tetap terpisah dari jawaban maupun gambar yang dibuat ChatGPT.
Selama bertahun-tahun advertiser terbiasa mencari customer lewat Google Search, Instagram, Facebook, TikTok, marketplace, dan berbagai platform digital lainnya.
Sekarang muncul satu tempat baru yang semakin menarik: percakapan dengan AI.
Customer tidak selalu mengetik keyword seperti:
“sepatu running murah”
Mereka bisa mengatakan:
“Saya baru mulai lari 5K. Cari sepatu yang nyaman untuk kaki lebar, budget maksimal Rp1,5 juta, dan cocok untuk pemula.”
Perbedaannya terlihat kecil.
Tapi untuk advertiser dan seller, perubahan ini besar.
Karena customer tidak lagi hanya melakukan search. Mereka sedang menjelaskan kebutuhan, mempertimbangkan pilihan, dan mengambil keputusan melalui percakapan.
OpenAI Memperkenalkan Format Iklan Visual Baru di ChatGPT
OpenAI mengumumkan format visual baru untuk ChatGPT Ads yang dirancang agar pengguna dapat melihat inspirasi produk, memahami penggunaan produk atau layanan, serta melihat pengalaman yang mungkin dihasilkan dari sebuah penawaran.
Pengujian awal dijadwalkan berlangsung akhir Oktober 2026 di Amerika Serikat kepada kelompok awal advertiser.
Catatan penting untuk seller Indonesia: pengumuman ini bukan berarti format visual ChatGPT Ads tersebut sudah tersedia secara umum di Indonesia. OpenAI menyatakan pengujian awal dimulai di Amerika Serikat. Artikel ini membahas implikasi tren tersebut terhadap seller dan advertiser Indonesia.
Seperti Apa Format Iklan Visual ChatGPT?
Menurut OpenAI, format baru ini menggunakan gambar untuk membantu pengguna memahami bagaimana sebuah produk atau layanan dapat masuk ke dalam kehidupan mereka.
Visual tersebut dapat menunjukkan inspirasi produk, penggunaan produk, atau pengalaman yang dimungkinkan oleh produk dan layanan tersebut.
Untuk advertiser, artinya komunikasi tidak lagi hanya bergantung pada teks.
Brand memiliki kesempatan untuk menceritakan produknya melalui visual di lingkungan AI-native.
Product Inspiration
Visual dapat membantu customer mendapatkan inspirasi tentang sebuah produk.
Product Usage
Customer dapat melihat gambaran bagaimana produk digunakan dalam konteks tertentu.
Brand Discovery
Format visual membuka peluang customer menemukan brand yang sebelumnya belum mereka kenal.
Purchase Consideration
Visual dapat membantu pengguna memahami perbedaan penawaran sebelum mengambil keputusan.
Apakah Iklan Akan Muncul di Semua Percakapan ChatGPT?
Tidak.
Untuk format visual baru ini, OpenAI menyatakan pengujian awal dilakukan ketika pengguna paket Free dan Go menggunakan image generation di ChatGPT.
Iklan juga akan diberi label secara jelas dan tetap terpisah dari gambar yang sedang dibuat.
OpenAI menegaskan bahwa advertising tidak memengaruhi jawaban ChatGPT.
Jadi jangan membayangkan advertiser bisa membayar agar ChatGPT mengatakan produknya adalah “produk terbaik”. Ads dan jawaban ChatGPT tetap dipisahkan.
Kenapa Update Ini Penting untuk Seller?
Karena ini menunjukkan bagaimana customer discovery mulai masuk ke lingkungan AI.
Selama ini funnel seller kurang lebih seperti:
Di lingkungan conversational AI, customer journey bisa berbeda.
Search Ads vs Social Ads vs AI Ads: Apa Bedanya?
| Aspek | Search Ads | Social Ads | AI-Native Ads |
|---|---|---|---|
| Context | Keyword | Content & interest | Percakapan / aktivitas AI |
| Customer | Sedang mencari | Sedang scrolling | Sedang mengeksplorasi atau mengambil keputusan |
| Creative | Text / shopping | Image / video | Visual dan format AI-native |
| Discovery | Search result | Feed | Lingkungan penggunaan AI |
Apakah ChatGPT Ads Berarti Seller Tidak Perlu SEO Lagi?
Tidak.
Paid discovery dan organic discovery adalah dua hal berbeda.
Seller tetap perlu membangun informasi produk dan brand yang jelas di website, marketplace, social media, maupun channel lainnya.
Justru ketika customer journey semakin tersebar, seller perlu memikirkan beberapa layer sekaligus:
- SEO untuk traditional search.
- Marketplace SEO untuk pencarian produk.
- Social content untuk discovery.
- AEO untuk pertanyaan customer.
- GEO agar informasi brand mudah dipahami AI.
- Paid Ads untuk memperluas acquisition.
Yang Menarik Bukan Cuma Format Ads, Tapi Measurement-nya
OpenAI juga memperluas measurement untuk ChatGPT Ads.
Integrasi dengan sejumlah platform memungkinkan advertiser mengirim conversion data dari sistem yang sudah mereka gunakan.
OpenAI juga mengembangkan dukungan untuk conversion API, reporting, click attribution, full-funnel measurement, dan eksperimen incrementality.
Ini penting karena advertiser pada akhirnya tidak hanya ingin tahu:
“Berapa orang melihat iklan?”
Tetapi:
“Apakah iklan ini benar-benar menghasilkan customer baru dan penjualan tambahan?”
Apa yang Bisa Disiapkan Seller Indonesia dari Sekarang?
Seller Indonesia tidak perlu buru-buru mengubah seluruh budget advertising ke ChatGPT Ads.
Format barunya masih berada pada tahap pengujian awal di AS.
Yang lebih penting adalah mempersiapkan fondasi.
- Rapikan product positioning. Pastikan customer mudah memahami siapa yang membutuhkan produk dan masalah apa yang diselesaikan.
- Perkuat visual produk. Format advertising semakin visual, sehingga aset produk perlu mampu menjelaskan manfaat secara cepat.
- Bangun owned channel. Website dan landing page membantu seller memiliki sumber informasi produk yang dapat dikontrol sendiri.
- Rapikan tracking conversion. Jangan hanya mengukur impression dan click. Hubungkan advertising dengan transaksi.
- Buat konten yang menjawab pertanyaan customer. FAQ, perbandingan, use case, spesifikasi, dan panduan semakin relevan di era conversational discovery.
- Siapkan operasional setelah conversion. Ads yang bagus tetap harus berakhir pada order yang berhasil diproses dan dikirim.
Khusus Seller COD: Conversion Belum Selesai Saat Order Masuk
Ini bagian yang sering terlupakan.
Dalam campaign digital, advertiser bisa melihat sebuah order sebagai conversion.
Tetapi untuk seller COD, order masuk belum tentu berarti penjualan berhasil.
Paket masih harus dikirim dan diterima customer.
Lalu, Apa Hubungannya dengan Lincah?
Perubahan platform advertising bisa membuat customer datang dari semakin banyak tempat.
Hari ini dari Meta Ads, TikTok, marketplace, Google, WhatsApp, atau website.
Ke depan, AI-native advertising dapat menjadi salah satu channel discovery tambahan.
Tetapi apa pun sumber ordernya, seller barang fisik tetap memiliki pekerjaan yang sama: mengirim paket sampai ke customer.
Dengan Lincah, seller dapat membantu mengelola pengiriman COD maupun Non-COD, membandingkan ongkir dan layanan kurir, membuat pengiriman, request pickup, mendapatkan resi, serta memantau perjalanan paket.
Untuk seller COD, data juga semakin penting. COD Score dapat membantu seller melihat reputasi buyer berdasarkan riwayat transaksi COD di jaringan Lincah sebelum pesanan diproses.
City RTS Rate juga membantu seller memahami wilayah yang memiliki tingkat RTS lebih tinggi sebagai tambahan insight sebelum menjalankan operasional pengiriman.
Channel acquisition boleh berubah. Tujuan akhirnya tetap sama: order berhasil sampai ke customer.
Pengirimannya Biar Makin Lincah.
Dari Meta Ads, TikTok, website, marketplace, sampai channel AI di masa depan — saat order barang fisik sudah masuk, kelola pengirimannya melalui Lincah.
Kesimpulan: AI Mulai Menjadi Ruang Baru untuk Discovery
Format visual ChatGPT Ads masih dalam tahap awal.
Jadi terlalu cepat untuk mengatakan bahwa AI-native ads akan menggantikan Google Ads, Meta Ads, atau TikTok Ads.
Tetapi arah perubahannya menarik.
Internet bergerak dari search, menuju social discovery, lalu sekarang mulai memasuki conversational discovery.
Untuk seller, pertanyaannya bukan hanya:
FAQ ChatGPT Ads untuk Seller
Apa itu ChatGPT Ads?
ChatGPT Ads adalah format advertising di ChatGPT yang memungkinkan bisnis menjangkau pengguna melalui placement iklan yang diberi label dan dipisahkan dari jawaban ChatGPT.
Apa format iklan visual baru ChatGPT?
Format visual baru menggunakan gambar untuk membantu pengguna menemukan brand, memahami produk atau layanan, serta membayangkan bagaimana penawaran tersebut dapat digunakan dalam kehidupan mereka.
Kapan format visual ChatGPT Ads mulai diuji?
OpenAI menyatakan pengujian awal akan dimulai akhir Oktober 2026 di Amerika Serikat dengan kelompok awal advertiser.
Siapa yang akan melihat format iklan visual ChatGPT?
Pada tahap awal, OpenAI menyatakan format tersebut diuji ketika pengguna ChatGPT Free dan Go di Amerika Serikat menggunakan fitur image generation.
Apakah advertiser bisa membayar agar ChatGPT merekomendasikan produknya?
OpenAI menyatakan advertising tidak memengaruhi jawaban ChatGPT. Ads diberi label dan dipisahkan dari respons yang diberikan ChatGPT.
Apakah ChatGPT Ads sudah tersedia untuk seller Indonesia?
Format visual baru yang diumumkan OpenAI belum diumumkan sebagai peluncuran umum di Indonesia. Pengujian awalnya dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat.
Apa dampak ChatGPT Ads untuk seller?
Perkembangan ini menunjukkan AI dapat berkembang menjadi channel discovery baru. Seller perlu memperhatikan kualitas informasi produk, visual, website, conversion tracking, serta kesiapan fulfillment setelah order masuk.
Apakah ChatGPT Ads akan menggantikan Google atau Meta Ads?
Belum ada dasar untuk menyimpulkan demikian. AI-native advertising lebih tepat dilihat sebagai channel baru yang dapat melengkapi search, social media, marketplace, dan channel advertising lainnya.
Apa hubungan ChatGPT Ads dengan seller COD?
Bagi seller COD, order dari advertising belum menjadi transaksi berhasil sampai paket diterima customer. Karena itu, selain acquisition dan conversion, seller perlu memperhatikan success rate pengiriman dan risiko RTS.
Sumber & Referensi
- OpenAI — “Building advertising for the way people use AI”, 5 Oktober 2026.
- OpenAI Ads — informasi mengenai measurement, advertising principles, dan perkembangan ChatGPT Ads.